Senin, 13 April 2015

Tips cara belajar yang baik

Tips Cara Belajar yang Baik

1. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.
2. Lihat garis besarnya dahulu
Tips cara belajar yang baik dengan melihat garis besar materi. Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.
3. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Tips cara belajar dengan teknik meringkas intisari dari pelajaran. Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada. Tips Cara belajar yang baik bukan?
4. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat
Cara Belajar Yang Baik dengan teknik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.
5. Belajarlah dengan tekun dan rutin.
Tips cara belajar yang baik dan paling ampuh adalah dengan tekun dan rutin. Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila kamu jarang belajar maupun  hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk belajar. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan, cara belajar yang baik seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.

Jumat, 10 April 2015

6 cara mulai menabung untuk masa depan


6 Cara Mulai Menabung untuk Masa Depan

Dalam anggaran ketat sekalipun, ada cara-cara untuk memungkinkan Anda menabung. Petunjuk berikut akan membantu Anda mulai membangun keamanan finansial keluarga Anda di masa depan.

  • Mengurus keluarga mencakup mengambil langkah-langkah untuk memperoleh keamanan finansial bagi seluruh anggota keluarga. Menabung untuk keadaan darurat dan untuk masa pensiun kelak dapat menjadi sulit untuk dilakukan ketika hampir semua uang Anda digunakan untuk membayar kewajiban finansial saat ini. Namun, bahkan dalam anggaran ketat sekalipun, ada cara-cara untuk memungkinkan Anda menabung. Petunjuk berikut akan membantu Anda mulai membangun keamanan finansial keluarga Anda di masa depan.
  • 1. Membahas uang dengan pasangan Anda

    Sangatlah penting untuk berbicara tentang keuangan agar Anda berdua saling memahami pendapat masing-masing tentang pengeluaran, menabung dan membuat anggaran. Uang seringkali berdampak emosional dan dapat memecah belah keluarga; membahasnya akan memungkinkan Anda mengetahui sikap satu sama lain dan membuka saluran komunikasi. Pertimbangkan menyegarkan peran yang telah ditentukan, termasuk siapa yang membayar tagihan dan siapa yang membuat pembukuan. Ini dapat membantu Anda berdua menjadi lebih menyadari keuangan keluarga Anda dan mengevaluasi kembali prioritas Anda.
  • 2. Membuat anggaran

    Gagasan ini seringkali ditolak oleh orang-orang yang ingin mempertahankan kebebasan untuk membeli apa pun kapan pun mereka inginkan. Namun, ini adalah salah satu cara untuk mengendalikan pengeluaran Anda dan akan memberikan kebebasan keuangan dalam jangka panjang. Mulailah anggaran Anda dengan kategori di mana pengeluaran Anda biasanya dialokasikan, seperti cicilan rumah, makanan, pengeluaran kesehatan, cicilan mobil, hiburan, peralatan rumah tangga dan kategori lainnya yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda. Hitunglah berapa banyak uang yang akan Anda perlukan setiap bulan dalam kategori-kategori ini dan buatlah gol untuk tidak melebihinya. Setelah Anda mengevaluasi kebiasaan pengeluaran Anda, Anda dapat mulai mengurangi pengeluaran di area tertentu untuk berhemat. Kategori termudah untuk dikurangi adalah makanan, hiburan, dan biaya lain-lain.
  • 3. Membedakan antara keinginan dan kebutuhan

    Tentukan apa hal-hal dalam anggaran Anda yang dapat Anda tinggalkan untuk sementara waktu. Misalnya, jika Anda pergi makan siang di luar setiap hari, Anda dapat berhemat dengan membawa bekal makan siang dari rumah. Ini dapat menjadi tambahan yang signifikan bagi tabungan Anda.
  • 4. Membayar diri Anda terlebih dahulu

    Setelah gajian, berusahalah untuk menabung sejumlah tertentu sebelum membayar tagihan. Mulailah dengan persentase kecil dari pendapatan Anda, dan secara bertahap tingkatkan jumlah itu sewaktu Anda mulai terbiasa mengeluarkan lebih sedikit uang. Pertimbangkan menggunakan auto debit agar Anda tidak lupa menabung.
  • 5. Memulai sedini mungkin

    Semakin lama Anda mulai menabung, semakin sulit bagi Anda untuk mencapai gol finansial Anda. Ketika Anda masih muda, tabungan Anda yang sedikit akan terakumulasi seiring berjalannya waktu. Dengan sedikit usaha, Anda akan menuai hasil yang besar.
  • 6. Menabung untuk keadaan darurat

    Masa pensiun bukanlah satu-satunya alasan Anda menabung. Keadaan darurat dapat mencakup hal-hal separah PHK, penyakit serius, atau kematian. Tabungan juga dapat digunakan untuk bersiap bagi masalah yang lebih ringan, seperti mobil rusak atau atap bocor. Satu cara untuk mengukur seberapa besar jumlah yang harus Anda tabung untuk keadaan darurat adalah dengan menabung cukup untuk membayar pengeluaran keluarga Anda selama tiga sampai enam bulan. Mulailah dengan jumlah kecil dan tentukan gol untuk menabung lebih banyak lagi. Setelah itu, tambahkan terus hingga tabungan Anda mencapai pendapatan Anda selama tiga sampai enam bulan. Jangan gunakan uang ini untuk alasan apa pun selain keadaan darurat.